Medan, Gelora Info — Di China, muncul tren unik di kalangan anak muda yang rela membayar jasa seseorang untuk menegur mereka saat sedang mabuk. Layanan ini biasanya dimanfaatkan oleh remaja atau dewasa muda yang merasa sulit mengontrol diri ketika minum alkohol hingga bertindak berlebihan atau memalukan.
Orang yang dibayar ini berperan sebagai penasehat sekaligus pengawas. Mereka akan menemani klien saat minum dan siap memarahi, mengingatkan, atau bahkan menghentikan mereka jika mulai lepas kendali. Biayanya pun tidak murah, bisa mencapai jutaan rupiah untuk sekali pendampingan, tergantung durasi dan layanan yang diberikan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa sebagian anak muda lebih memilih mencari “rem darurat” dari luar diri mereka daripada menyesal setelah kejadian. Di sisi lain, tren tersebut juga memperlihatkan adanya kebutuhan akan dukungan emosional dan kontrol sosial di tengah gaya hidup perkotaan yang serba cepat dan penuh tekanan.








