Tradisi Malam 1 Suro Ramai Diikuti Oleh Anak Muda, Apa Itu?

· 1 min read
kaisar-gif
dynasty-gif
Thumbnail

Medan, Gelora Info — Tradisi Malam 1 Suro menarik perhatian banyak anak muda, terutama di Yogyakarta. Salah satu kegiatan yang paling banyak diikuti adalah tradisi Mubeng Beteng atau berjalan mengelilingi benteng Keraton Yogyakarta pada malam pergantian tahun Jawa. Menariknya, peserta yang ikut merayakan tradisi ini tidak hanya berasal dari kalangan orang tua, tetapi justru didominasi oleh generasi muda yang ingin merasakan langsung nilai budaya dan filosofi yang terkandung dalam tradisi tersebut.

Dalam tradisi ini, peserta melakukan topo bisu, yaitu berjalan tanpa berbicara sepanjang perjalanan. Tradisi ini dimaknai sebagai bentuk refleksi diri, pengendalian emosi, serta kesempatan untuk merenungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir. Banyak anak muda yang menilai nilai-nilai dalam tradisi ini masih relevan dengan kehidupan saat ini, terutama di tengah kesibukan dan derasnya arus informasi yang sering membuat seseorang sulit meluangkan waktu untuk introspeksi.

Selain menjadi bagian dari warisan budaya Jawa, Mubeng Beteng juga dianggap sebagai ruang untuk mempererat kebersamaan dan mengenal tradisi leluhur secara lebih dekat. Karena itu, setiap peringatan Malam 1 Suro, ribuan orang dari berbagai daerah rela datang ke Yogyakarta untuk mengikuti prosesi yang telah berlangsung turun-temurun tersebut.

Logo
Copyright © 2026 GeloraInfo. All rights reserved.