Pengemudi Mobil di Jakarta Selatan Tabrak 4 Mobil dan 1 Motor, Korban Alami Luka Serius

· 3 menit baca
taruma-gif
oasis-gif
Pengemudi Mobil di Jakarta Selatan Tabrak 4 Mobil dan 1 Motor, Korban Alami Luka Serius

Medan, Gelora Info — Kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, setelah seorang pengemudi mobil BYD menabrak empat mobil dan satu sepeda motor yang dikendarai pengemudi ojek online (ojol). Insiden ini viral dan menjadi perhatian setelah video dashcam salah satu mobil yang berada di sekitar lokasi disebar ke media sosial. Akibat dari kejadian ini, korban dikabarkan mengalami luka serius dan segera dilarikan ke rumah sakit. Tidak hanya itu, beberapa kendaraan yang ditabrak mengalami kerusakan cukup parah hingga menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Insiden terjadi pada Jumat (23/10/2026) sore di Jalan Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berdasarkan keterangan polisi, mobil BYD yang melaju dari arah selatan menuju utara awalnya menabrak sebuah Honda Brio yang berada di depannya. Setelah tabrakan pertama, mobil tersebut justru oleng ke kiri dan menabrak pengemudi ojol serta sebuah mobil Wuling. Benturan itu belum berhenti sampai di situ karena mobil BYD kemudian naik ke trotoar dan menghantam dua mobil lain yang sedang terparkir. Rangkaian tabrakan tersebut membuat sejumlah kendaraan mengalami kerusakan dan menyebabkan pengendara ojol menjadi korban dengan luka serius. Sementara itu, pengemudi ojol berinisial HS (56) dilaporkan mengalami patah tulang pada kaki kiri dan luka lecet akibat kecelakaan tersebut. Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, pengemudi mobil BYD berinisial S (46) telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Penetapan ini dilakukan setelah polisi memeriksa kejadian dan mengumpulkan keterangan yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal, pengemudi BYD mengaku sempat melamun dan mengantuk saat berkendara hingga kehilangan kendali atas mobilnya. Polisi juga melakukan tes urine terhadap pengemudi dan hasilnya menunjukkan bahwa ia negatif alkohol maupun narkoba. Meski begitu, penyelidikan tetap dilakukan untuk mendalami penyebab kecelakaan dan memastikan rangkaian kejadian yang sebenarnya. Polisi juga turut memeriksa keterangan saksi serta bukti yang ditemukan di lokasi, termasuk rekaman dashcam yang beredar di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan situasi saat tabrakan terjadi dan membantu masyarakat mengetahui bagaimana kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan itu berlangsung.