Medan, Gelora Info — Banyak orang yang mengambil pinjaman online (pinjol) cenderung menutup diri setelahnya, dan salah satu alasan utamanya adalah rasa malu. Ketika utang mulai menumpuk atau pembayaran terlambat, mereka sering merasa bersalah karena dianggap gagal mengatur keuangan. Perasaan ini membuat mereka enggan bercerita kepada keluarga atau teman, karena takut mendapat penilaian negatif atau dianggap kurang bertanggung jawab.
Selain malu, kebiasaan menutup diri juga terjadi karena rasa takut akan konsekuensi sosial dan emosional. Banyak orang khawatir bahwa jika utang mereka terbongkar, hubungan dengan orang terdekat bisa ikut terganggu. Rasa takut dihakimi atau diremehkan seringkali membuat seseorang memilih menyimpan masalah finansialnya sendiri, walau hal itu justru memperberat beban mental mereka.
Alasan lain yang membuat orang cenderung menyembunyikan utang pinjol adalah harapan bahwa masalah itu akan “selesai sendiri” jika mereka bisa mencari jalan keluar lebih dulu. Mereka berusaha mencari solusi pribadi sebelum akhirnya perlu berbicara terbuka. Sikap seperti ini menunjukkan bagaimana tekanan internal dan kekhawatiran sosial bisa memengaruhi cara seseorang menghadapi tantangan finansial dalam keseharian mereka.








