Medan, Gelora Info — Temuan terbaru dari badan pengawas nuklir PBB menunjukkan bahwa Korea Utara semakin aktif dalam mengembangkan program senjata nuklirnya. Aktivitas ini terpantau meningkat di beberapa fasilitas utama, termasuk kompleks nuklir Yongbyon yang selama ini jadi pusat pengembangan teknologi nuklir negara tersebut.
Menurut laporan tersebut, terjadi peningkatan signifikan pada aktivitas reaktor, fasilitas pengolahan ulang, hingga pengayaan uranium. Bahkan, ada indikasi pembangunan fasilitas baru yang diduga bisa digunakan untuk memproduksi bahan baku senjata nuklir. Hal ini menunjukkan bahwa kapasitas produksi nuklir Korea Utara terus berkembang dan tidak berhenti pada kondisi sebelumnya.
Sejumlah pengamat juga memperkirakan bahwa Korea Utara saat ini sudah memiliki puluhan hulu ledak nuklir. Dengan adanya fasilitas tambahan dan peningkatan aktivitas ini, jumlah tersebut berpotensi terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan. Situasi ini tentu jadi perhatian internasional karena berkaitan dengan stabilitas keamanan global dan pelanggaran terhadap sanksi yang telah ditetapkan PBB.








