Konflik Iran Israel dan AS Semakin Memanas, Sebabkan Harga Bensin Naik dan Cadangan Menurun

· 1 min read
kaisar-gif
dynasty-gif
Thumbnail

Medan, Gelora Info — Konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang makin memanas mulai terasa dampaknya ke sektor energi global, termasuk Indonesia. Pemerintah menyebut cadangan BBM nasional saat ini diperkirakan cukup untuk sekitar 20 hari. Angka ini sebenarnya masih dalam batas aman, tetapi tetap membuat banyak pihak waspada karena situasi di Timur Tengah belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Ketegangan di kawasan tersebut mendorong harga minyak mentah dunia naik. Ketika harga minyak global melonjak, biaya impor otomatis ikut meningkat. Dampaknya bisa terasa pada harga bensin di dalam negeri, terutama untuk BBM non-subsidi yang lebih mengikuti mekanisme pasar. Kenaikan harga ini terjadi karena pasar khawatir pasokan terganggu, apalagi jika jalur distribusi penting seperti Selat Hormuz terdampak konflik.

Indonesia sendiri masih bergantung pada impor untuk memenuhi sebagian kebutuhan minyaknya. Jika konflik berlangsung lama dan distribusi global tersendat, tekanan terhadap harga dan ketersediaan pasokan bisa semakin besar. Situasi seperti ini membuat pergerakan harga bensin di dalam negeri sangat dipengaruhi perkembangan geopolitik internasional yang berubah cepat dari hari ke hari.

Logo
Copyright © 2026 GeloraInfo. All rights reserved.