Medan, Gelora Info — Ketegangan antara Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa semakin terlihat setelah konflik dengan Iran memanas. Inggris dan Spanyol menjadi dua negara yang secara terbuka menunjukkan sikap berbeda terhadap langkah militer Amerika Serikat terhadap Iran, bahkan memicu perdebatan politik antarnegara sekutu.
Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, secara tegas menyatakan negaranya menolak terlibat dalam perang tersebut. Pemerintah Spanyol bahkan tidak mengizinkan pangkalan militer di wilayahnya digunakan oleh Amerika Serikat untuk operasi militer ke Iran. Sánchez menegaskan sikap pemerintahnya dengan pesan singkat, yaitu “no to war” atau menolak perang, serta mengingatkan bahwa konflik seperti ini berisiko memicu dampak besar bagi dunia jika terus bereskalasi.
Penolakan ini memicu reaksi keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengkritik sikap Spanyol dan bahkan sempat mengancam akan memutus hubungan perdagangan dengan negara tersebut. Meski mendapat tekanan politik dan ekonomi, pemerintah Spanyol tetap mempertahankan posisinya dan menegaskan bahwa negaranya tidak akan ikut terlibat dalam aksi militer yang dianggap bisa memperluas konflik di Timur Tengah.








